Januari 21, 2020

Pembalut dan Pantyliner Kain

by , in


Belum lama ini pernah lagi sepedahan sore dan kebetulan lewat depan tumpukan sampah ilegal, ada pembalut yang terbuka dengan darah kering yang bisa dibilang menjijikkan. Rasanya aneh untuk merasa jijik, karena itu kan darah kotor yang keluar dari tubuh kita, harusnya biasa aja kan? Tapi yang jadi masalah besar adalah, sampah bekas pembalut itu tidak mudah diuraikan dan hanya akan menumpuk di pembuangan sampah. Kenapa tida mudah terurai? karena terbuat dari bahan plastik dengan kapas sintetis dan juga beberapa bahan kimia di dalamnya seperti pewangi dan pemutih. 

Pembalut dan pantyliner sekali pakai ini sebenarnya sangat membantu baik dari segi waktu dan tenaga. Untuk pembalut, kita tinggal pake dan setelah "penuh" ya tinggal buang, begitu pula dengan pantyliner. Tapi pasti kalian tau, banyak banget dari kita yang gak terlalu nyaman ketika memakai pembalut dan pantyliner sekali pakai itu, kadang gatel banget, ada yang lecet, keputihan (untuk yang rutin pakai pentyliner), dan lainnya. Itu dikarenakan pembalut dan pantyliner sekali pakai tidak terbuat dari bahan katun 100% yang lembut untuk vagina sehingga mengakibatkan gatel, lecet, kadang sampai terjadi infeksi vagina.

Kalian juga pasti udah tau kalau pembalut dan pantyliner itu ada yang di buat dari kapas asli dan juga ada yang sintetis, belum lagi ada beberapa pembalut dan pantyliner yang dicampur dengan bahan kimia seperti pemutih bahkan pewangi. Kedua barang ini juga tidak menyediakan sirkulasi udara karena di bagian bawahnya dilapisi oleh plastik sehingga menghambat sirkulasi udara dan membuat vagina kita lembap dan lembap itu tempat favorit bakteri dan jamur untuk berkembang. Kasian kan vagina kita.. Selain itu, kalo kalian melakukan perhitungan dalam setahun untuk pengeluaran pembelian pembalut dan juga pantyliner itu sangat boros lho.. Belum lagi sulitnya di daur ulang dan hanya berakhir menumpuk di TPA.

Dan juga serius nanya nih, kalian biasa aja gitu kalau buang pembalut bekas darah gitu-gitu aja langsung ke tempat sampah? Apa gak risih kalau ketika petugas yang biasa angkat sampah kita dateng dan nanti di tempat pembuangan suka dibukain lagi kan kresek sampah kita dan pembalut kita tergeletak dengan penuh darah? atau ada pemulung yang bongkar-bongkar sampah kita dan pembalut kita ikut keluar ga sengaja gitu dan tergelatak gitu aja? Karena belum pernah nemu pemulung yang misal berantakin sampah kita dan diberesin lagi, bener-bener gak pernah nemu 😑

Udah waktunya kita sadar dan lebih menyayangi tubuh kita sendiri. Udah waktunya kita lebih sadar akan lingkungan dan juga sadar betapa borosnya membeli kedua produk ini. Untuk hitung-hitungannya sudah ada beberapa artikel yang membahas mengenai hal itu, bisa di search aja di google.

Sekarang itu udah banyak banget pembalut dan pentyliner kain yang dijual di pasaran dan lebih ramah lingkungan, tidak berdampak pada alat reproduksi kita, hemat dan bisa tahan lama tergantung cara kita menjaganya yah. Ini salah satu contoh pembalut dan pentyliner kain yang dijual online. dari brand Yuspin dan ini yang versi supernight dengan panjang 35cm. Bahannya udah pasti terjamin, 100% katun, dan biasanya mereka menjual juga sabun untuk membantu menghilangkan noda yang membandel. Motif-motif pembalut kain itu lucu-lucu banget lho. Gak ngebosenin kayak putih monoton gitu. Aku beli ini dari shopee Yuspin pembalut. Isi 6 dengan harga 157.500, berarti kurang lebih satunya 26.250 rupiah sekali pengeluaran. Dan bulan depan tinggal pakai cuci aja kan, tanpa harus keluarin uang lagi 😘

Memang untuk awalnya kita mengeluarkan uang yang lumayan untuk memenuhi kebutuhan kita ketika menstruasi dan juga untuk pemakaian pantyliner sehari-hari. Tapi itu bener-bener worth it untuk kita keluarkan, anggap aja itu investasi awal dan bisa digunakan dalam jangka waktu yang lama. Harga satu pembalutnya itu seharga dengan sekali ngopi di cafe lho. Masa untuk beli kopi bisa tapi untuk kesehatan kita jangka panjang masih perhitungan?

Untuk pantylinernya sebenarnya banyak banget motifnya, dan juga warna warni lucu banget. Tapi karena mau foto bagus, jadi cuman segini yang ke foto 😄 Warna-warna dari pembalut dan pentylinernya itu soft banget, dan model pengaitnya itu model kancing. Belinya sama di shopee juga dari Yuspin pantyliner, isi 10 dengan harga Rp 117.500, berarti satunya di harga Rp 11.750. Suka banyak yang bingung kalo lagi keluar dan pembalut udah penuh pasti repot untuk cuci dan lainnya. Kalau aku selalu bawa dompet kecil yang waterproof  dan dibilas sedikit, terus masukin ke dompet kecil. Sampai rumah di rendem lagi beberapa menit dan di kucek. Jadi ga ribet sih. Semua hal yang baik itu pasti butuh effort yang lebih. Jadi tetep konsisten aja dan ulang ritme itu, pasti lama-lama terbiasa kok.

Tapi itu semua kembali lagi ke diri kita.
Mau yang simple tapi efek jangka panjangnya buruk buat kesehatan kita dan udah pasti untuk lingkungan juga ATAU sedikit ribet tapi dampaknya positif ke kita, keuangan kita dan juga ke lingkungan?















Desember 22, 2019

Minyak Serai Anti Nyamuk

by , in

Sekarang udah mulai masuk musim penghujan. Udah pasti nyamuk bener-bener ada dimana-mana. Dipakein minyak telon tuh cuman sebentar doang efeknya, gak lama udah diserang nyamuk-nyamuk lagi. Ditambah kita gak tau kan diantara sekian banyak nyamuk itu ada nyamuk malaria, demam berdarah atau nyamuk bahaya yang lain. Setelah cari info sana sini dan pakai minyak apa yang ampuh buat mengusir nyamuk-nyamuk nakal ini, ahirnya bertemulah dengan minyak serai. 

Awal beli dari tokopedia (udah aku sertakan tokonya juga ya).  Minyak ini bahan dasarnya serai, dan serai itu emang sangat tida disukai nyamuk. Akhirnya memutuskan beli 2, satu untuk anak dan satu untuk dewasa. Setau aku, bahan untuk yang digunakan anak dan dewasa itu beda sedikit. Karena kulit anak cenderung sensitif, jadi ada satu atau dua bahan yang tidak ada dalam minyak serai anak dan hanya ada di minyak serai dewasa.

Karena awalnya mau coba-coba dulu untuk anak, jadi beli yang kecil dulu, takutnya gak ngaruh. Dan pas sampai ternyata mini banget, kayak untuk travel size gitu. Akhirnya langsung dicoba malemnya dan ternyata ya ampun, AMPUH BANGET. Anak aku bisa tidur nyenyak tanpa kelambu anti nyamuknya. Dan bangun-bangun bener-bener ga ada merah-merah bekas gigitan nyamuk di kaki dan tangannya. Dan ini aku sertakan fotonya untuk yang size paling kecilnya, itu udah abis ya. Dan akan beli yang gede sekalian biar awet dan ga boros kalau harus beli tiap bulan. 

Cara Pakai :
Oleskan pada tangan dan kaki setelah mandi pagi dan sore atau sebelum tidur secukupnya atau ketika ditempat rawan nyamuk. Tahan sampai 3 jam. Hindari pemakaian ketika berkeringat.

Komposisi: Minyak Sereh Organik, Minyak Kelapa Organik, Minyak Almond.
Jauhkan dari sinar matahari, simpan di tempat teduh.


 

Kalau untuk ibunya, aku beli yang ukuran 60ml. Dan aku beli udah 2 bulan, entah kenapa awet banget. Semprot dikit aja ke tangan dan kaki, gosok-gosok dikit, ga ada lagi nyamuk disekitar aku. Dirumah tuh cuman aku dan anak aku aja yang selalu dan pasti digigit nyamuk. Suami entah kenapa ga pernah digigit nyamuk. Sampe heran apa karena beda golongan darahnya yah sampe dia bener-bener ga di deketin nyamuk. Soalnya aku sama anakku golongan darahnya sama. Tapi ini bener-bener penyelamat banget! Minyak untuk menjauhkan nyamuk banget. Jadi ga usah dibunuh-bunuh nyamuknya dan dia pergi sendiri. 💚

Cara Pakai :
Oleskan pada tangan dan kaki atau bagian tubuh lain secukupnya sebelum berada di tempat bernyamuk. Tahan sampai 3 jam.

Komposisi: Minyak Sereh Organik, Minyak Kelapa Organik, Minyak Peppermint.


Jatuh cinta sama produk ini tuh pertama karena bahannya alami. Mau dipakai berulang kalipun gak ada perasaan bersalah sama tubuh ini. Dan untuk wadah, karena aku udah punya dua wadah ukuran kecil dan besar, aku tinggal beli yg ukuran jumbonya, dan di refill ke botol-botol kosong ini. Jadi ga buang-buang wadah juga kan. Biasanya wadah plastik dengan model yang kayak gini kan suka rusak semprotannya, tapi alhamdulillah yang aku pakai belum rusak sama sekali. Semoga tulisan ini membantu untuk yang pengen gak diganggu lagi sama nyamuk.

Desember 19, 2019

Kenalan dengan Teh Kombucha (Kombucha Tea) Yuk..

by , in

Awal tau minuman kombucha itu dari salah satu warung organik di Bandung. Saat itu cuman ngeliat aja dan belum berani nyicipin, takutnya gak enak. Saat itu aku lagi sering banget ke warung organik itu sama temen. Sampai suatu hari temen aku nyaranin untuk coba minuman ini. Aku setuju-setuju aja karena dibayarin 😄 Soalnya mahal banget, 330ml itu Rp 25.000. Kan lumayan mahal.

Pertama coba rasanya kayak aneh, saat itu kita cobanya kombucha campuran nanas. Aneh tapi seger enak gitu. Dan kebetulan brand ini tuh punya banyak variannya, ada nanas, buah naga, kembang sepatu/hibiscus, black tea, dan lainnya. Saya lebih suka yang rasa nanas. Enak banget ternyata. Saat itu mikir, ini tuh gimana biar bisa minum tiap hari tapi gak tekor gitu. 

Akhirnya cari taulah asal mula kombucha ini gimana. Buat yang belum tau, kombucha itu minuman probiotik yang dibuat dari seduhan daun teh yang difermentasi. Waktu coba-coba itung berapa uang yang harus dikeluarin kalo beli tiap hari, rasanya ga sanggup banget. Oh ya, kenapa aku pengen banget beli tiap hari? Karena minuman ini membantu banget untuk orang-orang yang ga teratur BABnya. Setelah minum ini satu botol tiap hari, ternyata efek ke tubuh tuh bagus banget. Makanya pengen banget bisa minum setiap hari.

Pas riset tentang minuman ini, ternyata nemu yang jual scoby-nya. Scoby itu kayak raginya yang dibutuhin untuk membuat fermentasi teh ini. Dan ternyata bisa dong buat sendiri. Tinggal beli scoby nya, dan coba bikin deh. Pengalaman aku beli scoby ini super menyenangkan. Aku belinya di shopee wikikombucha. Aku gak dibayar atau gimana ya buat review ini. Tapi pelayanannya bagus banget, bahkan after sale nya, pelayanannya tetep bagus, apapun yang kita tanya, mereka cepet banget jawabnya.

Scoby itu bentuknya beda-beda setelah dibuat. Dan kita juga gak tau kalo scoby kita tuh jamurankah, atau rusak, atau entah apa. Nah setiap kali konsul dan kirim foto scoby nya, selalu di respon cepet. Makanya seneng banget dan jadi semangat buatnya. Waktu itu pertama kali beli ukuran yang paling kecil, scoby diameter 9 cm (Scoby/Jamur Kombucha 9cm). Dan dapet bonus pula, dapet 2 buah scoby mini. 
Yang kita dapet pas beli scoby ini :
  1. Larutan starter kombucha
  2. E book Komubcha
  3. Gratis layanan konsultasi SELAMANYA.
Kurang bagus apalagi coba?

                          "Sehat itu memerlukan effort yang luar biasa."

Setelah pesen scoby nya, langsung ke Mutiara Kitchen buat beli peralatannya.
Yang dibutuhin sebelum buat kombucha ini :
  1. Wadah dari kaca, kayak jar gitu, terserah mau diameter berapa, sebenarnya tergantung dari scoby yang kita pesen. Tapi saat itu saking semangatnya, belinya diameter 22 cm wadah kacanya.
  2. Sendok kayu
  3. Tissue serbet
  4. Piring yang permukaannya rata.
  5. Karet gelang

Pertama megang scoby itu rasanya aneh, geli lembek aneh gitu, dan baunya itu tajem banget kayak cuka apel. Dan pertama kali buat tuh repot banget karena kan harus steril, saking sterilnya sampe dikit-dikit cuci tangan dong. Dan pas baca panduan cara buatnya, disuruh aduk 5 menit tanpa berhenti, itu bener-bener diaduk gak berhenti. Pas udah dibuat, tiap hari di liatin terus, prosesnya gimana? jamuran gak? 
Setelah di fermentasi selama 7 hari, terus di panen deh. Pertama panen tuh dapet 2 liter Kombucha. Senengnya bukan main. Ternyata berhasil juga buatnya. Minum kombucha hasil buatan sendiri itu emang menyenangkan, walaupun saat itu rasanya ga seenak yang dijual di warung-warung organik. Tapi ada kepuasan tersendiri. Rasanya kayak minum cuka apel tapi manis dan ga sakit tenggorokan gitu. 
Ternyata setelah pembuatan kombucha kedua dan ketiga bener-bener ga ribet, bahkan bisa sambil main sama anak. Pas baca-baca E booknya, ternyata fermentasinya itu ada fermentasi lanjutan, misalnya pengen kombuchanya rasa nanas, ya di fermentasi lagi diwadah yang berbeda dan masukin buah nanas. dan tunggu lagi beberapa hari. Dan hasilnya memuaskan banget. Bisa minum kapan aja tanpa harus mikirin kantong bolong. Dan dahsyatnya lagi adalah, kalau kita merawatnya dengan benar, scoby ini akan berkembang biak, dan aku sendiri udah punya 2 toples untuk nampung scoby ini dan terus bermunculan lho. Rencananya ke depannya pengen bikin hotel scoby kalau nanti scoby nya beranak pinak banyak dan sehat.




Desember 17, 2019

Must Have Rainforest Product From Green Mommy Shop

by , in

December 2019



Setelah sekian lama gak nulis, akhirnya bisa menulis lagi. Lupa password itu menyebalkan sekali. Dan setelah dicoba berulang kali, akhirnya bisa masuk lagi.
2014-2019 saat ini, banyak hal yang sudah terlewati. Walaupun udah gak berjualan produk Green Mommy lagi, tetapi saya tetap menggunakan produknya. 
Insyallah ada rencana ingin berjualan lagi, cuma karena aku sebagai ibu baru, belum bisa mengimbangi waktunya karena kewalahan terus sama anak

Sampai hari ini masih konsisten pakai produk ini, walaupun belum bisa beralih seluruhnya, tapi alhamdulillah bisa memulai untuk menjadi zero waste dan mengurangi produk-produk yang banyak mengandung bahan kimianya.
Yang wajib itu ada 3 :

1. Coconut Deodorant
Buy on shopee : Coconut Deodorant
Entah kenapa produk ini aku suka banget dan wajib punya. WAJIB. Dari kemasannya yang wadah putih sampe yang sekarang udah pake wadah yang terbaru, aku tetep punya. Dan udah lama banget gak beli deodorant, bener-bener lama banget kayak udah bertahun-tahun. Rasanya hemat banget. 

Pro :
  1.  Paraben-Free  •  Phthalate-Free  •  Cruelty-Free
  2. Dari segi kemasan udah lebih baik dari yang sebelumnya.
  3. Harganya kurang lebih Rp 75.000 tapi tahan 6 bulan. Lebih murah jatuhnya karena kalau dibagi 6 jadi sebulan kurang lebih keluarin uang Rp 12.500 untuk deodorant!!!
  4. Bau badan aku ga pernah keluar meskipun keringetan banyak banget. Kayak olahrga sepedahan, atau lari, aku bener-bener ga  cium bau badan aku..
Con : 
  1. Banyak yang ga suka sama model deodorant yang colek gitu. Kayak kotor tangan atau gak higenis.

Aku gak nemu lagi minus nya apa, karena kalo dari aku ini bener-bener deodorant terbaik yang pernah aku pakai. Kalau ga suka model colek gini, mereka keluarin juga jenis yang roll. Tapi aku ga pernah coba karena udah kepincut duluan sama yang ini.
Cara pakainya mudah banget. Aku selalu pastikan ketiak aku dalam keadaan lembap, dan ambil secukupnya, gosok deh sampai rata. Kalau mau aktifitas berat kayak olahrga, aku selalu pakai lebih banyak dari biasanya. 

2. Unscented Castile Soap
Buy on Shopee : Unscented Castile Soap

Ini wajib ada di rumah. Karena bener-bener serba guna banget. Dari buat badan, rambut, cuci piring, cuci baju, semua bisa. Bahkan untuk bersihin noda darah di menspad aja bisa. Ajaib banget! Harganya Rp 41.000 dan satu bar ini suka aku potong-potong kecil, hemat banget! 
Suami aku pernah eksim sebadan-badan. Katanya gatel banget, aku beliin sabun ini, dan berangsur-angsur sembuh dong. Kata suamiku, pertama dipakai kulitnya ga gatel-gatel lagi, jadi bisa tidur nyenyak. 
Pernah anakku juga biang keringat banyak banget. Akhirnya pake sabun ini, dan hilang. Ya ampun, cinta banget sama sabun ini. 

3. Sabun Kotak Serbaguna
Buy on Shopee : Sabun Kotak Serbaguna

Ini wajib punya juga. Sekarang wadahnya bukan plastik lagi, tapi dari kertas coklat gitu. Dan di dalamnya udah potongan-potongan kotak kecil. Jadi kalau mau dipakai tinggal diparut aja. Untuk yang biasa nyuci dengan busa yang banyak, mungkin bakal aneh kalau pakai sabun ini. 
Inget pertama kali beralih juga, bener-bener ngerasa gak bersih kalau busanya gak banyak. 
Ternyata mindset aku aja yang salah karena bertahun-tahun hidup dengan pemikiran kayak gitu. Baju lebih bersih, dan warnanya jadi awet gitu. Harganya di kisaran 97.500 lho.. Murah, dan irit banget ya ampun ga nyangka seirit itu, bisa ga beli sabun cuci cuci sapai 3-4 bulan ke depan.. HEMAT!

Ini aja review dari aku untuk produk-produk yang tetap aku pakai dari pertama kenalan dengan brand ini, sampai dengan hari ini. 💓


.
Agustus 23, 2014

Organic Coconut Deodorant Green Mommy Shop

by , in

Dari kemaren lupaa terus pengen review tentang coconut deodorant ini. Deodorant paling the best dan yang sedih sih baru ketemu produk ini setelah berumur 20an. Rasanya sih lebih baik kalo ketemu lebih cepet cuman yah bersyukur aja pada akhirnya ketemu juga sama deodorant ini. Dari dulu selalu pakai dedorant yang di jual di pasaran, tapi selalu perih dan juga gatel banget. Yang sedih lagi malah bikin keti terlihat lebih gelap T.T

Dan udah sering kok di bahas bahaya dedorant yang dijual di pasaran, karena beberapa dari deodorant mengandung AC (Alumunium Shlorhydraat), dan bisa menimbulkan berbagai penyakit berbahaya, termasuk kanker payudara. Hiii kan ngeri, pengen bersih dan harum setiap hari tapi kok kanker sih pada akhirnya? Pastinya ga ada yang mau kan ya...

Bersyukurlah sekarang udah banyak orang yang sadar untuk hidup sehat dan malah beberapa dari mereka menggagas untuk membuat produk kecantikan yang aman untuk kulit seperti Green Mommy Shop . Dan sekarang gak usah pusing lagi untuk cari deodorant yang nyaman. Coconut deodorant ini jenisnya deodorant colek, tapi sekarang udah ada kok yang cair/roll. ^,^ 

Product Information

Deodoran ini tanpa aluminium, bahan kimia, pengharum sintetis, dan 100% natural. Baunya tidak akan mengganggu parfum yang Anda gunakan. Bisa mengurangi hingga menghilangkan bau badan, juga sebagai antibakteri alami.
Cara pemakaian:
Ambil secukupnya dengan jari, balurkan ke daerah ketiak.
Terbuat dari:
Sodium bicarbonate, extra virgin coconut oil, arrowroot powder, corn powder, zinc oxide, aloe vera essential oil, green tea essential oil, rose essential oil, lavender essential oil.




My Instagram